Restorasi.Net – Gresik, STIE NU Trate Gresik merupkan salah satu perguruan tinggi swasta yang berada di Kabupaten Gresik Jawa Timur, kampus ini memiliki dua Program Studi yakni Prodi Manajemen (S1) dan Prodi Akuntansi (D3), Kampus yang sudah berdiri sejak tahun 1999 ini, melalui surat keputusan LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntasi) Program Studi Manajemen (S1) dinyatakan mendapatkan hasil Akreditasi Baik Sekali.

Capaian hasil Akreditasi “Baik Sekali” yang didapatkan oleh Program Studi Manajemen (S1) STIE NU Trate
Gresik ini kemudian secara masif baik secara online maupun secara offline disampaikan kepada
masyarakat agar masyarakat mengetahui dan dapat mengambil manfaatnya, secara Online kabar Akreditasi ini disampaiakan melalui website resminya dan juga melalui Sosial Media resmi yang dimiliki oleh kampus sedangkan secara offline kabar Akreditasi Baik sekali ini disampaikan melalui Spanduk dan juga Billboard.

Baca Juga:  Usai Ucapkan Sumpah/Janji, PKD Tanda Tangani Berita Acara

Beberapa titik yang menjadi tempat Pemasangan Billboard terkait pencapaian Akreditasi Baik Sekali ini, diantaranya di tempatkan di Exit Tol Manyar (Kecamatan Manyar), Perempatan Pasar Gresik (Kecamatan Gresik), Perempatan Jl.Dr.Soetomo (Kecamatan Kebomas) dan di Perempatan Jalan Fatima Binti Maimun GKB (Gresik Kota Baru).

Lokasi Kampus yang berada di Jantung Kota Gresik ini, menjadi salah satu daya tarik tersendiri terlebih untuk mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja, hal ini dikarenakan jarak tempuh dari tempat kerja dan kampus tidaklah begitu jauh sehingga membuat mobilitas mereka menjadi lebih nyaman dalam kuliah sambil bekerja.

Ketua Program Studi Manajemen (S1) STIE NU Trate Gresik yang mendapatkan Akreditasi Baik Sekali ini, dijabat oleh dosen muda generasi milenial, Muchsin Zuhad Al’asqolaini berusia 32 Tahun, Anak muda Jebolan Magister Manajemen (S2) Universitas Dr.Soetomo Surabaya ini menjabat Kaprodi sejak Awal Bulan Juli Tahun 2021. (SNAT)

Baca Juga:  BIMTEK Kedua PTPS, Terkait Penggunaan Aplikasi SIWASLU dan SIKENDALI diikuti 187 PTPS